Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Dokumen & Syarat Pendaftaran Beasiswa Universitas Islam Madinah (UIM), Arab Saudi

 بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله الحميد الشكور، اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه أجمعين

Dokumen & Syarat Pendaftaran Beasiswa Universitas Islam Madinah (UIM), Arab Saudi
Dokumen & Syarat Pendaftaran Beasiswa Universitas Islam Madinah (UIM), Arab Saudi

Ini adalah kelanjutan dari posting sebelumnya tentang Profil dan Fasilitas Beasiswa Universitas Islam Madinah (UIM). Di sana telah dibahas fakultas dan jurusan apa saja yang tersedia untuk jenjang sarjana (S1), magister (S2), hingga doktoral (S3), serta fasilitas-fasilitas yang akan diperoleh mahasiswa sebagai penerima beasiswa selama studinya di Madinah Al-Munawwarah.


Posting Instagram @santrinabawinew

 

Di posting ini akan disampaikan tentang dokumen dan syarat bagi yang ingin mendaftar ke UIM. Pelamar beasiswa Islamic University of Madinah diharuskan memenuhi syarat-syarat berikut:

1. Berkelakuan baik.
2. Berjanji untuk mentaati semua peraturan universitas.
3. Lulus tes kesehatan.
4. Lulus tes yang diadakan oleh otoritas yang bersangkutan.
5. Memiliki ijazah SMA atau yang setara dengannya dari dalam Saudi ataupun dari luar Saudi.
6. Ijazah SMA harus dikeluarkan oleh sekolah negeri atau sekolah yang telah diakui oleh Universitas Islam Madinah.
7. Berkomitmen penuh untuk fokus belajar.
8. Masa lulus dari SMA tidak lebih dari lima tahun.
9. Usia tidak melebihi 25 tahun ketika memulai belajar di Islamic University of Madinah.
10. Bagi yang ingin kuliah di Fakultas Al-Qur'an harus sudah hafal Al-Qur'an 30 juz.
11. Melengkapi persyaratan-persyaratan lain yang ditentukan oleh Dewan Universitas Islam Madinah yang diumumkan saat pendaftaran.
12. Bagi pemohon yang Ijazah SMA nya dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Kerajaan Saudi Arabia, ia harus memiliki sertifikat lulus uji kemampuan.

Peringatan:
1. Tidak ada kantor perwakilan atau agen untuk menerima permohonan pendaftaran di Islamic University of Madinah di negara manapun.
2. Calon mahasiswa harus melakukan proses pendaftaran sendiri, dan bertanggung jawab untuk menjaga nomor-nomor yang diberikan kepadanya saat selesainya proses pendaftaran.
3. Universitas Islam Madinah adalah lembaga ilmiah dan pengetahuan yang dirancang untuk menyampaikan Risalah Islam melalui dakwah, pendidikan sarjana, pascasarjana, penulisan karya ilmiah, penerjemahan dan penyebarluasannya, serta menjaga warisan-warisan Islam.
4. Bahasa pengantar di Universitas Islam Madinah adalah bahasa Arab.
5. Islamic University of Madinah tidak berkewajiban meluluskan setiap pemohon yg mendaftar, hingga ada pemberitahuan secara tertulis dari pihak kampus.
6. Data-data yang dimasukkan tidak akan diakui, kecuali jika dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang membuktikan informasi tersebut.
7. Pemohon dengan dokumen palsu akan dikenakan sangsi dan akan dibatalkan penerimaannya.
8. Universitas Islam Madinah berhak menentukan fakultas mahasiswa yang diterima setelah kedatangannya, sesuai dengan peraturan yang berlaku.
9. Mahasiswa yang diterima di Islamic University of Madinah bisa mendapatkan nomor tiketnya via internet, di website Universitas Islam Madinah, kemudian merujuk ke kantor penerbangan (airlines).
10. Mahasiswa yang diterima bertanggung jawab untuk mencari dan mengikuti info tentang sistem dan aturan studi, di papan-papan pengumuman yang disediakan oleh kampus.
11. Semua perjanjian, persetujuan, dan peringatan yang terdapat di dalam file elektronik ini akan mengikat pemohon sebagaimana file kertas lainnya. Pemohon juga bertanggung jawab sendiri untuk mengeceknya secara berkala dengan menggunakan username dan password pribadinya. Hal ini juga berlaku pada semua transaksi elektronik yang dilakukan oleh pemohon dengan menggunakan username pribadinya.
12. Semua perjanjian, persetujuan, dan syarat-syarat yang dibaca dan disetujui oleh pemohon saat pendaftaran ini, akan dimasukkan ke dalam berkas-berkas miliknya dengan menggunakan Bahasa Arab.

Sumber: http://admission.iu.edu.sa/Conditions.aspx

Adapun dokumen-dokumen yang perlu diunggah saat pendaftaran beasiswa Universitas Islam Madinah adalah:

1. Ijazah SMA.
2. Transkrip nilai jenjang SMA.
3. Sertifikat berkelakuan baik.
4. Akte kelahiran.
5. Paspor.
6. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
7. Foto berwarna terbaru.
8. Foto dengan tanpa kacamata, tanpa penutup kepala, dan dengan background putih.
9. Laporan medis dari klinik kesehatan resmi, yang menyatakan sehat panca indra dan bebas dari penyakit menular.
10. Surat keterangan dari Lembaga Islam di negara asal atau dari dua Tokoh Islam, yang menjelaskan bahwa calon mahasiswa adalah Muslim yang menjaga shalat lima waktu dan berakhlak mulia.
11. Sertifikat masuk Islam, bagi yang Islamnya tidak dari lahir.

- Pemohon harus menerjemahkan semua dokumen yang tidak Berbahasa Arab dengan terjemahan Bahasa Arab yang telah disahkan oleh kantor penerjemah resmi.
- Jika diterima, calon mahasiswa harus mendatangkan dokumen asli yang telah disahkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi di negara asalnya. Jika Kedutaan Besar Arab Saudi tidak ada di negaranya, maka semua dokumen bisa disahkan di lembaga manapun yang diakui oleh Islamic University of Madinah.
- Jika ada kesalahan pada data-data inti pemohon dalam dokumen asli (seperti: nama, tempat, dan tanggal lahir), maka diharapkan membenarkan semua kesalahan tersebut di lembaga yang berwenang di negaranya, sebelum mengirimnya ke universitas, karena aturan di kampus melarang perubahan data-data inti setelah menerima calon mahasiswa.

Sumber: http://admission.iu.edu.sa/RequiredDocuments.aspx

 

Untuk tahun 2020 ini deadline pendaftaran adalah tanggal 20 Agustus 2020.

 

Link pendaftaran di sini lalu pilih Bahasa Indonesia.

 

Jika dibutuhkan bisa lihat juga tutorial yang telah disediakan berikut ini:

 


 

Boleh jadi yang akan Anda tanyakan sudah lama dibahas, maka silakan baca dulu Tanya Jawab tentang Pendaftaran dan Muqobalah Islamic University of Madinah!

Demikian juga penjelasan terkait dokumen, penerjemahan, mahasiswi, mahram, pascasarjana sudah lama dipaparkan pada posting Tanya Jawab Beasiswa Kerajaan Saudi Arabia (KSA).


Saya berharap, semoga tahun depan Allah jadikan kalian yang membaca posting ini ada di antara 200+ calon mahasiswa Indonesia yang diterima di UIM. Aamiin.

 

Telegram @SantriNabawiCom


Repost by SantriNabawi.ID
Palangka Raya,
20 Dzulhijjah 1441 / 10 Agustus 2020

Post a Comment

0 Comments